Nama    : Nur Alfi Syahri
Nim       : 11410100091
Dosen   : Pak Anjik Sumaaji



Router

            Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai 
routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringanseperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
            Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
Kelebihan router :
  •   Perangkat jaringan yang bisa dihubungkan ke berbagai teknologi
  •   Bisa difungsikan sebagai firewall jaringan
  •   Bisa memblokir broadcast
  •   Dapat diinstal sistem operasi yang memang khusus didesain untuk router
  •   Sistem yang digunakan dapat berbasis Windows atau Linux/ Unix

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
·         Static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routingstatis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
·         Dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.


Cara Kerja:
·       Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal.
·       Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.
·       Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.
·       Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.
·         Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.




Hub
Hub  adalah suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star.

Karakteristik Hub :
  • Tergolong peralatan Layer 1 dalam OSI model (Physical layer)
  • Tidak dapat membaca paket-paket data
  • Tidak dapat mengetahui sumber dan tujuan data
  • Hanya berperan menerima dan meneruskan data yang masuk ke semua peralatan di jaringan   termasuk yang mengirim data
  • Dapat memperkuat sinyal elektrik data yang masuk sebelum dikirimkan ke tujuan.


Cara Kerja:
·         Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
·         Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan


Switch

Switch adalah perangkat/komponen jaringan yang berperan sebagai jembatan untuk perangkat jaringan sehingga masing-masing perangkat dapat terhubung satu dengan yang lain (menghubungkan computer satu dengan computer yang lain). Switch memiliki sejumlah port ethernet untuk menghubungkan dirinya dengan perangkat-perangkat lain di jaringan.

Kelebihan switch :
·         Memfilter MAC Address yang dapat mengakses server
·         Bisa memisahkan tabrakan data yang terjadi pada jaringan
·         Bisa dibuat virtual network

Kekurangan switch :
  •        Tidak bisa memblokir broadcast
  •        Tidak shared banwidth


Cara Kerja:
·         Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
·         Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
·         Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.

Comments (0)